SMS GRATIS KESEMUA OPERATOR, silahkan mencoba sob di jamin gratis

Senin, 13 Juli 2015

HUBBUD DUNYA

Penyakit cinta dunia (hubbud
dunya) itulah salah satu sumber
kehancuran utama umat Islam.
Rasulullah saw bersabda:

“Apabila umatku sudah
mengagungkan dunia maka akan dicabutlah kehebatan Islam, dan
apabila mereka meninggalkan
aktivitas amar ma’ruf nahi
munkar, maka akan diharamkan
keberkahan wahyu, dan apabila
umatku saling mencaci, maka jatuhlah mereka dalam
pandangan Allah.” (HR Hakim dan
Tirmidzi).
Disegala bidang, penyakit
hubbud-dunya (gila dunia)
berawal dari penyakit iman, yang
berakar pada persepsi yang
SALAH bahwa dunia ini adalah
tujuan akhir kehidupan, sehingga akhirat dilupakan. Akhirnya,
jabatan dan harta dipandang
sebagai tujuan, bukan sebagai
alat untuk meraih keridhaan
Allah. ISLAM TIDAK MEMERINTAHKAN
UMATNYA MENINGGALKAN DUNIA. TAPI, UMAT ISLAM DIPERINTAHKAN
UNTUK MENAKLUKKAN DUNIA, UNTUK MELETAKKAN DUNIA DALAM GENGGAMANNYA, BUKAN DALAM
HATINYA.
Dunia dan seisinya adalah
amanah Allah. Semua akan
dipertanggungjawabkan di
hadapan Allah di akhirat. Semakin
tinggi jabatan, kedudukan, dan
semakin banyak nikmat yang diterima seseorang di dunia,
maka semakin berat pula
tanggung jawabnya di akhirat.
Karena itu, sangatlah bodoh
orang yang siang malam sibuk
mengejar dunia demi tujuan2 kepuasan dunia semata. “Dan
carilah pada apa yang telah
dianugerahkan Allah kepadamu
(kebahagiaan) negeri akhirat,
dan janganlah kamu melupakan
bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah
(kepada orang lain) sebagaimana
Allah telah berbuat baik,
kepadamu, dan janganlah kamu
berbuat kerusakan di (muka)
bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang
berbuat kerusakan” (QS. Al
Qashash :77)
Allah SWT berfirman, “Ketahuilah,
bahwa sesungguhnya kehidupan
dunia ini hanyalah permainan dan
suatu yang melalaikan, perhiasan
dan bermegah- megah antara
kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan
anak, seperti hujan yang tanam-
tanamannya mengagumkan para
petani; kemudian tanaman itu
menjadi kering dan kamu lihat
warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat
(nanti) ada azab yang keras dan
ampunan dari Allah serta
keridhaan-Nya. Dan kehidupan
dunia ini tidak lain hanyalah
kesenangan yang menipu..” (Q.S. Al-Hadiid [57]:20) Cinta dunia
adalah segala sesuatu yang
membuat kita lalai kepada
Allah, misalnya, shalat, saum
atau sedekah, dan kalaupun
kita tetap melakukannya tapi tetap dikatakan sebagai urusan
dunia, jika niatnya ingin dipuji
makhluk hingga hati lalai
terhadap Allah.

Menurut Imam Al-Ghazali, cinta dunia adalah pangkal segala
dosa. Gemerlap dunia seringkali
membuat orang tersesat
sehingga lupa pada tujuan
hidupnya sebagai musafir menuju
alam akhirat. Cinta dunia adalah sesuatu yang sangat berbahaya.
Rasulullah saw bersabda, “Kalau
begitu, bergembiralah dan
berharaplah memperoleh sesuatu
yang melapangkan diri kalian.
Demi Allah, bukan kemiskinan yang aku khawatirkan akan
menimpa diri kalian. Akan tetapi,
aku kahwatir jika dunia ini
dibentangkan untuk kalian
sebagaimana ia dibentangkan
untuk orang-orang sebelum kalian sehingga kalian berlomba
sebagaimana mereka berlomba,
dan akhirnya kalian hancur
sebagaimana mereka
hancur.” (Hadits riwayat Muslim
(2961) dan al-Bukhari (6425), dan Ibnu Abi ad-Dunya dalam
kitab tentang Zuhud hal. 73)

Tidak ada komentar:

statistik tayangan

Loading...

Pengikut

Amazon MP3 Clips

Cari Blog Ini